Sosialisasi Tefa
Perwujudan SMK Revitalisasi

By Hans Humas 14 Agu 2018, 23:14:51 WIBPendidikan

Sosialisasi Tefa

Keterangan Gambar : Bersama Narasumber Pusat


Menindaklanjuti Kebijakan Presiden beliau Bpk Jokowi dan Dirjen SMK, tentang Program SMK Revitalisasi atau SMK Berbasis Industri, pada kesempatannya SMK Ma'arif 1 Kebumen masuk pada sederetan atau kategori SMK Revitalisasi. Hal ini, merupakan sebuah kebahagiaan, karena hal tersebut bukan hal yang mudah bisa masuk pada Program tersebut. Konsep dari SMK Revitalisasi sebenarnya, bagaimana keberadaan SMK bisa berubah menjadi sebuah Industri, mulai dari pembelajaran, lingkungan sekolah, fasilitas praktik, kompetensi guru,dan soft skill hard skill pada siswa. Perwujudan dari Program SMK Revitalisasi, juga tidak lepas dengan adanya Pengembangan Teaching Factory atau Tefa dan diharapkan Tefa ini, bisa merubah nuansa sekolah menjadi nuansa industri yang tidak lepas pada peningkatan kompetensi siswa. Kegiatan Penhembangan Teaching Factory langsung ada pendampingan dari Dirjen SMK atau Dit PSMK pada beberapa kegiatan atau agenda diantaranya mulai dari Kegiatan Sosialisasi Pengenalan dan Pemahaman Konsep Tefa, Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tefa, Pembuatan Program Tefa, Pembenahan Tempat Pembelajaran Praktik Tefa, Magang Guru dan kegiatan lainnya. Unsur-unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur Sekolah, Pendamping dari Pusat, DuDi, Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi dan Kabupaten, yang diharapkan unsur tersebut saling bersinergi dalam perwujudan Aktifitas Tefa. Berkenaan dengan Kegiatan Sosialisasi dan Pemahaman Konsep Teahing Factory di SMK Ma''arif 1 Kebumen, dilaksanakan pada hari Selasa,14 Agustus 2018 dengan dihadiri Bpk Turijin,M.Bus Ph.D dari Dirjen SMK selaku Narasumber. Selain itu, turut hadir pula Ketua PC.LP Maarif, Ketua Komite Sekolah dan jajarannya, Diknas Kab.Kebumen, DU DI, SMK Maarif 2 sampai 9 Kebumen, dan Unsur Sekolah dari SMK Ma'arif 1 Kebumen sendiri.Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula SMK Ma'arif 1 Kebumen dengan dihadiri sekitar 170 peserta. Setelah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengenalan Tefa dilanjutkan dengan kegiatan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tefa dan Pembuatan Program. Dari Kegiatan-kegiatan Pengembangan Teaching Factory, bisa dikatakan kegiatan yang bersifat berkesinambungan atau tidak bersifat instan yang pada akhirnya diharapkan terbentuklah Konsep Teaching Factory sesuai harapan dari Program SMK Revitalisasi, yaitu sebagai pusat aktifitas Pembelajaran Praktik yang outputnya jasa atau produk di masing-masing paket Keahlian.@Humas Mar One



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment